Category Archives: Program Sigap Bencana

  • 0

7 Sahabat Rasulallah yang di kenal sebagai Penghafal Al-Quran

Bismilahhhorrohmannirrohim

 

Dari Abi Hurairah Radiyallahu ‘anhu. bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda: :”Penghafal Al Qur’an akan datang pada hari kiamat, kemudian Al Qur’an akan berkata: Wahai Tuhanku, bebaskanlah dia, kemudian orang itu dipakaikan mahkota karamah (kehormatan), Al Qur’an kembali meminta: Wahai Tuhanku tambahkanlah, maka orang itu diapakaikan jubah karamah. Kemudian Al Qur’an memohon lagi: Wahai Tuhanku ridhailah dia, maka Allah meridhainya. Dan diperintahkan kepada orang itu: bacalah dan teruslah naiki (derajat-derajat surga), dan Allah menambahkan dari setiap ayat yang dibacanya tambahan nikmat dan kebaikan” (Hadits diriwayatkan oleh Tirmizi dan ia menilainya hadits hasan (2916), Ibnu Khuzaimah, al hakim, ia meninalinya hadits sahih, serta disetujui oleh Adz Dzahabi(1/533).)

 

Berikut ini 7 orang yang di kenal sebagai penghafal al-Qur’an di zaman Rasulullah SAW :

 

  1. Ali Bin Abi Thalib RA
    Ali merupakan seorang sahabat penghafal al-Qur’an yang kuat, dan termasuk di antara orang yang pertama kali mendapat hidayah islam. Ali berislam di usia belia. Beliau di kenal zuhud, wara, dan dermawan, dan menganggap rendah dunia, selalu beramal untuk keridhaan Allah swt. Ia sangat memahami ilmu al-Qur’an. Abu Abdurrahman as-Sulmi berkata “aku tidak pernah melihat seorang yang lebih pandai dalam al-Qur’an daripada Ali”.

    Kehidupan Ali selalu di warnai dengan al-Qur’an. Ali berkata tentang dirinya dan karunia Allah kepadanya, “Demi Allah tidak satupun ayat yang di turunkan kecuali aku telah mengetahui tentang apa dan di mana di turunkan. Sesungguhnya Allah telah memberikan kecerdasan hati dan lidah yang fasih”.

  2. Abumusa Al-Asy’ari RA
    Nama lengkapnya adalah Abdullah bin Qais bin Sulaim. Ia merupakan salah seorang sahabat Rasulullah saw yang menghafal al-Qur’an. Ia mempunyai perhatian yang besar terhadap al-Quran
    Abu Musa di anugrahkan oleh Allah swt berupa suara yang merdu. Suara merdunya mampu menembus tirai hati orang-orang mukmin dan melenakannya, sehingga menembus kebesaran Allah SWT

    Rasulullah pun pernah memuji suaranya yang merdu itu, “Ia (Abu Musa) benar-benar telah diberi seruling Nabi Daud”, begitu kata Rasulullah SAW. Sampai-sampai banyak para sahabat yang menanti-nanti Abu Musa untuk menjadi imam pada setiap kesempatan shalat.
    Abu Musa telah mempelajari al-Qur’an langsung dari Rasulullah SAW, ia mengajarkan dan menyebarkannya pada umat setiap negeri yang ia kunjungi. Perjalanan hidup dan kisah mulianya banyak terekam dalam kitab-kitab tarikh. Abu Musa wafat di usia 63 tahun pada tahun 44 hijriah. Ia telah meriwayatkan 365 hadits.

 

  1. Abu Darda RA
    Abu Darda adalah seorang hafidzh yang bijaksana. Ia termasuk orang yang mengumpulkan al-Qur’an dan menjadi sumber bagi para pembaca di Damaskus pada masa khalifah Utsman bin Affan.
    Ia memiliki kedudukan yang tinggi dalam hal ilmu dan amal dari para sahabat yang lainnya. Selama hidupnya ia mengajarkan kepada umat apa yang ia pelajari dari Rasulullah. Ia guru yang selalu di nani-nanti murid-muridnya.

    Dalam pengakuan Suwaid bin Abdul Aziz dikatakan, jika Abu Darda shalat di masjid Damaskus , ribuan manusia mengelilinginya untuk mempelajari al-Qur’an. Ia membagi-bagikan satu kelompok dengan sepuluh orang dan di pilih satu orang ketua. Ia hanya mengawasinya di mihrab. Jika ada yang salah mereka kembali kepada ketuanya.
    Jika ketua yang salah maka ketua tersebut menghadap Abu Darda untuk bertanya. Jumlah penghafal al-Qur’an dalam majlis Abu Darda mencapai 1.600 orang. Beliau wafat tahun 32 hijriah pada masa khalifah Utsman di Syam. Ia telah meriwayatkan 179 hadits.

 

  1. Zaid Bin Tsabit RA
    Zaid mempunyai nama lengkap Abu Said al-Khazraji al-Anshari. Ia merupakan sahabat anshar yang cerdas, penulis, penghafal dan mengusai ilmu. Ia mengalahkan orang lain dalam pengusaan ilmu al-Qur’an dan faraid.
    Ia juga mampu mempelajari kitab yahudi dalam waktu yang relatif singkat atas permintaan Rasulullah SAW. Selain itu Zaid juga di kenal sebagai sekretaris kepercayaan Rasulullah SAW dalam menerima wahyu. Apabila Rasulullah SAW menerima wahyu, Zaid selalu di panggil untuk menulisnya.

    Zaid sebagai penghimpun al-Qur’an dan menguasai informasi tentang al-Qur’an. Jasa Zaid dalam upaya kodifikasi al-Qur’an sangatlah mulia. Tiada yang mampu menandinginya dalam menulis kalamullah.
    Zaid wafat tahun 45 hijriah. Kepergiannya di tangisi seluruh penduduk Madinah. Banyak orang yang merasa kehilangan, di antaranya Ibnu Abbas RA yang berkata, “hari ini telah pergi seorang ulama besar dan tokoh cendekia”

 

  1. Abdullah Bin Mas’ud RA
    Ia memiliki nama lengkap Abdullah bin Mas’ud bin Ghafil Abdirrahman al-Hadzali al-Maki al-Muhajiri. Ia merupakan seorang penghimpun al-Qur’an di masa Rasulullah saw dan membacakan di hadapannya. Ia pernah berkata “Aku telah menghafal dari mulut Rasulullah SAW tujuh puluh surat”
    Abdullah selalu mengikuti Rasulullah SAW sejak usia belia. Pendengarannya selalu di hiasi dengan ayat-ayat al-Qur’an sejak turun kepada Rasulullah SAW. Kiprahnya dalam memelihara al-Qur’an tidak di ragukan lagi. Ia hidup bersama dan untuk al-Qur’an.

    Abdullah menjadi ulama yang paling tahu tentang al-Qur’an. Tak heran jika Rasulullah memujinya dan menganjurkan para sahabat dan orang setelahnya untuk mempelajari kandungan al-Qur’an dari Abdullah bin Mas’ud. Abdullah bin Mas’ud wafat pada tahun 32 hijriyah dalam usia 65 tahun. Ia wafat di madinah dan telah meriwayatkan 840 hadits.

 

  1. Utsman Bin Affan RA
    Nama lengkapnya adalah Utsman bin Affan bin Abi al-Ash Abu Amr Abu Abdillah al-Quraisy al-Amawi. Ia dikenal sebagai sahabat Rasulullah SAW yang hatinya selalu terkait dengan al-Qur’an.
    Di masa kekhalifaannya ia berhasil menghimpun al-Qur’an dalam satu mushaf dan menyebarkannya pada beberapa kota. Ali bin Abi Thalib pun memujinya “kalaulah Utsman tak melakukannya maka pasti akan kulakukan”.

    Selain itu, Utsman juga mampu menyatukan al-Qur’an yang tujuh jenis huruf atau di alek sehingga terhindarlah malapetaka dan fitnah perpecahan umat. Di akhir kekhalifaannya (tahun 35 hijriah) terjadi kekacauan, Utsman di sekap di rumahnya selama empat puluh hari. Ia syahid terbunuh saat membaca al-Qur’an diusia 82 tahun.

 

  1. Ubai Bin Ka’ab RA
    Ia memiliki nama lengkap Ubai bin Ka’ab bin Qais Abu al-Mudzir al-Anshari al-Madani. Ubai hidup dalam naungan al-Qur’an. Ia selalu menyempatklan diri membaca al-Qur’an siang malam dan khatam dalam delapan malam. Umar bin Khattab pernah berkata “Qari paling baik di antara kami adalah Ubai”.
    Umar juga pernah berkutbah di Jabiyah sembari menyatakan tentang pengetahuan Ubai terhadap al-Qur’an. Umar berkata “barang siapa yang hendak menanyakan tentang al-Qur’an datanglah ke Ubai”. Ubai telah menjadikan al-Qur’an sebagai sumber kebaikan dalam ucapan serta perbuatannya. Ubai selalu menasehati orang-orang untuk menjadikan al-Qur’an sebagai pedoman dalam setiap perbuatan. Ubai termasuk sekretaris Rasulullah SAW sebelum Zaid bin Tsabit.

    Ia bersama Zaid adalah sahabat yang paling tekun menulis wahyu dan menulis banyak surat. Keduanya menulis wahyu dalam pengawasan Rasulullah SAW. Ubai wafat di madinah tahun 20 hijriah. Di hari wafatnya Umar berkata “hari ini telah meninggal seorang tokoh Islam, semoga Allah meridhainya”.

    (Desastian/Islampos) By Afdhel.

 

Demikianlah mengenai Tujuh sahabat penghafal Al-Quran Rasulallah Saw, Semoga artikel ini selalu bermanfat bagi seluruh pembaca untuk selalu semangat menghafal Al-Quran.


  • 0

Mengapa kita di anjurkan Bersedekah. ?

Bismilahhiroohmannirohim

Para saudaraku yang di Rahmati Allah swt, kali ini YMA akan berbagi mengenai sebuah penjelasan Mengapa Kita harus bersedekah ,? Mari kita simak pembahasannya .!!

Sedekah berasal dari kata bahasa Arab yaitu shadaqoh yang berarti pemberian seorang Muslim kepada orang lain secara sukarela dan ikhlas tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Sedekah lebih luas dari sekadar zakat maupun infak. Karena sedekah tidak hanya berarti mengeluarkan atau menyumbangkan harta. Namun sedekah mencakup segala amal atau perbuatan baik.

Mengapa kita di anjurkan Bersedekah karena sekah merupakan bagian dari Ibadah, Serta Sedekah sangat banyak sekali memiliki Keistimewahan dan Keutamaan seperti yang sudah kita bahas di artikel sebelumnya . Keistimewaannya bukan hanya dirasakan orang yang bersedekah, bahkan keluarganya maupun orang lain merasakan keistimewan sedekah itu secara tidak langsung. Malah kebanyakan dari kita tidak menyadari ketika dibebaskan dari bencana, disembuhkan dari sakit, ditenangkan hidupnya seringkali tumbuh karena banyak mengeluarkan sedekah. Berikut ini mengenai Alasan menapa kita harus bersedekah :

  1. Menumbuhkan dan menguatkan kasih sayang antar sesama.

Sebagaimana Rasulullah saw bersabda : “Orang dermawan dekat dengan Allah, dekat dengan manusia, dekat dengan syurga dan jauh dari neraka.” (HR. Tirmidzi) Kedermawanan merupakan kunci dekat kepada Allah swt dan dekat dengan manusia. .

  1. Untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Sedekah salah satu sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. sebagaimana Rasulullah saw bersabda ” Artinya, “Orang dermawan dekat dengan Allah, dekat dengan manusia, dekat dengan syurga dan jauh dari neraka.”(HR. Imam Tarmidzi)

  1. Menghapuskan kesalahan atau dosa.

Sebagaimana Rasulullah saw. bersabda : “Dan sedekah itu bisa menghapus kesalahan, sebagaimana air bisa memadamkan api.” (HR. Tirmidzi)

  1. Untuk Membersikan Harta.

Islam menganjurkan kepada umatnya agar mencari rezki itu dengan cara yang halal, supaya halal juga hasilnya. Namun terkadang tanpa kita sadar ada harta kita yang bercampur dengan yang haram.

contoh seorang pedang tanpa di sengajabarang yang di jualnya berkurang takaran atau beratnya. untuk itu perlu dibersihkan hasilnya dengan cara bersedekah. Sebagaimana hadits Rasulullah Saw,yang artinya : “wahai para pedagang, sesunggunyajual beli ini diikuti dengan sumpah dan dusta. Olehkarena itu campurlah ia dengan sedekah.”(HR Nasa’i)

  1. Harta yang disedekahkan tidak pernah berkurang.

Kita harus meyakini bahwa harta yang disedekahkan tidak akan pernah berkurang. Sebagaimana Rasulullah saw. bersabda : “Harta tidak akan berkurang karena sedekah” (HR. Muslim)

  1. Menolak bala’ dan sakit.

Sedekah bisa menolak bala’ dan sakit sebagaimana Rasulullah saw bersabda, “Obatilah orang sakit diantara kalian dengan sedekah. dan bentengilah hartamu dengan zakat dan persiapkanlah do’a’ untuk menghadapi bala’ .

  1. Pahalanya berlipat ganda.

Firman Allah swt. dalam Al-Qur’an, yang artinya : “Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasulnya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. maka orang-orang yang beriman diantara kamu dan yang menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.” (QS. Al-Hadid : 7)

  1. Mendapatkan keberkahan harta dan kelapangkan rezeki

Keberkahan harta yang dimaksud adalah merasa bahagia, tenang dengan harta yang kita miliki, serta harta kita yang miliki bisa kita manfaatkan untuk jalan yang diridhai Allah swt. sedangkan kelapangan rezki adalah kita merasa mudah untuk mendapatkan yang kita inginkan dengan jalan yang diridhai Allah swt .

  1. Agar terhindar dari siksa neraka.

Sedekah bisa menjauhkan diri dari siksaan api neraka, sebagaimana Rasulullah saw bersabada : “Jagalah diri kalian dari api neraka sekalipun hanya (bersedekah) dengan setengah biji kurma.” (HR. Bukhari)

  1. Harta yang di sedekahkan akan diganti dengan yang lebih baik.

Harta yang disedekahkan akan di ganti oleh Allah swt. dengan yang lebih baik, sebagaiman Rasulullah saw. bersabda : “Tiada hari yang mestidilewati oleh seluruh manusia, kecuali pada pagi harinya ada dua malaikat yang turun. Salah satu dari malaikat itu berkata, “Ya, Allah, berilah ganti orang yang berinfak (bersedekah).

” Dan malaikat satunya lagi berkata, “Wahai Allah, lenyapkanlah harta orang yang tidak mau mengeluarkan sedekah.” (HR. Imam Bukhari)

Demikian mengenai Uraian di atas mengenai Menapa kita harus Bersedekah, semoga dari penjelasan ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembacanya, agar senantiasa tidak lupa untuk bersedekah .


  • 0

Kisah Rahman Hafidz Quran cilik yang mempunyai doa istimewah untuk Alm.Bapaknya

Bismilahhirrohmannirrohim

 

Seorang Anak yang kehilangan sosok pahlawan yang seharusnya membimbing mereka sebelum mereka mengenal hal – hal baru di masa mereka. Siapakah mereka , ? Para Anak Yatim yang belum sempat merasakan hangatnya pelukan sang Ayah .

Di dalam dunia yang luas ini ada begitu banyak Anak Yatim yang sangat merindukan Sosok Ayah yang sangat iya dambakan, ia merindukan seseorang sosok yang sangat tangguh di dalam kehidupannya . Saudaraku yang senantiasa di cintai Allah swt , Hari ini YMA akan berbagi Sebuah Kisah nyata yang kami temui pada seorang Anak Yatim di sebuah Desa yang berada tepat di Pengunungan . Mari simak kisahnya .!!

Hari demi hari berjalan , Bulan demi bulan menghabiskan harinya dimana Bulan yang terus berjalan mendekati suatu Bulan yang sangat istimewa Bulan apakah itu , ? Yaitu Bulan Muharram yang bertepatan 10 Muharram, Sebuah bulan yang sangat di nanti-nanti begitu banyak anak yatim, mereka menunggu kehadiran para saudara untuk berbagi senyum keberkahan serta kebahagiaan kepada mereka .

Kami pun selaku Yayasan Mandiri Amanah sudah mempersiapkan sebuah Acara yang memang di peruntukan untuk Anak – Anak Yatim Yatim yaitu Lebaran Yatim dengan tema “ Berbagi kebahagiaan bersama Anak Yatim, Dhuafa, dan Hafidz”

Di suatu ketika tibalah hari tersebut yaitu 10 Muharram 1439 H, Jika di lihat dari kalender Masehi yaitu tanggal 5 Oktober 2017, Seluruh Tim dari Yayasan Mandiri Amanah Sudah mempersiapkan segala kebutuhan untuk Acara Lebaran Yatim yang YMA adakan. Santunan Lebaran Yatim di adakan di Desa Sinarjaya, Ponpes Tahfidz Al- Barokah Bogor yang di Ikuti dengan para Anak Yatim,/Piatu, Dhuafa, serta para Hafidz dan Hafizah Tahfidz Al- Barokah. Alhamdulilah atas ridha Allah Acara Santunan Lebaran Yatim berjalan dengan lancar dan penuh Hikmat, di sela” kegiatan dari susunan acara yang kami adakan kami mewawancarai beberapa Anak- Anak Yatim/Piatu, Dhuafa, serta para Hafiz dan hafizah. Di antara perbincangan kami dengan anak-anak ada suatu hal yang membuat kami sangat tertarik yaitu di saat wawancara kami bersama Seorang Anak Yatim yang Bernama “ Rahman ” . Rahman adalah Seorang Anak Yatim yang berumur 7 tahun , yang Tinggal Sebuah Pesantren Al- Barokah di Desa Sinarjaya, Bogor .

Rahman memulai hidupnya di Pesantren Al- Barokah Bogor, menjadi Seorang Hafidz Quran yang akan sangat di banggakan oleh Ibu dan alm.Bapaknya , Seorang Anak Hafidz Quran yang berhasil menghafal Juz 30 di masa belianya dimana di masa yang harus memaksakan dirinya untuk medewasakan diri tanpa sosok sang bapak membimbingnya . Rahman seorang Anak ayng sangat mempunyai Hati sangat tulus yang mempunyai cita-cita menjadi seorang Kyiai di saat ia mulai tumbuh dewasa. Cita – cita yang sangat mulia yang di persembahkan untuk sang Bapak tercinta. Disaat kami bertanya Apa doa-doa Rahman setiap rahman habis mengaji dan solat untuk alm. Bapak ? dan Rahman menjawab, Semoga Bapak di lapangkan kuburannya, Semoga bapak di masukan ke dalam surga, dan semoga Rahman dan Ibu di pertemukan sama bapak di surga, itu Jawaban Rahman. Sungguh jawaban itu sungguh sangat menyentuh hati kami, seorang Anak soleh yang sangat merindukan sosok Bapaknya, yang belajar mendewasakan diri tanpa Bapaknya dan mempunyai doa yang sagat istimewa yang ia pinta pada tuhannya Yaitu Allah , Sebuah Doa yang akan menjadi penghantar utnuk dirinya bertemu sang Bapak di Surga .

Demikianlah mengenai Uraian Kisah Rahman seorang Hafidz ini, Semoga dengan adanya cerita ini, membuat kita untuk selalu mencintai dan menyayagi dengan tulus Orang tua kita selagi masih ada ,serta semoga kisah ini menjadi bermanfaat bagi para pembacanya. Amin YRA


  • 0

Program Sigap Bencana Yayasan Mandiri Amanah

Bismilahhirrohmannirrohim

 

Para saudaraku yang senantiasa di cintai Allah swt, Hari ini manriri amanah akan berbagi mengenai Program dari Yayasan kami lagi, Program apakah itu, ?

Yaitu Program Sigap Bencana, Mari kita simak pemaparannya. !!!

Tahukan kalian apa yang di maksud Sigap Bencana .?

Sigap yang berarti tangkas,cepat dan kuat ( penuh semangat dan meyakinkan ) dan bencana yang berarti peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam dan/atau faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis.

Maka Sigapa Bencana Adalah tangkasan atau tindakan yang di lakukan secepat mungkin untuk membantu parakorban yang terkena peristiwa Bencana Alam maupun bencana yang di akibatkan Oleh faktor manusia.

Maksuddan Tujuan Sigap Bencana YMAB

Sigap Bencana ini di lakukan untuk membantu para korban yang tertimpa Bencana Alam maupun dari factor manusia, Membantu dengan sigap dan segera dalam memberi bantuan kepada para korban ,Tetapi Tahukanh Anda Program ini begitu sangat berarti karena masih banyak Para Donatur yang sangat dermawan ,Iklas dan mempunyai JIwa yang besar untuk membantu para saudara yang membutuhkan .

Apa saja yang dilakukan Tim Yayasan Mandiri Amanah dalam Sigap Bencana.?

  1. Menyusun Rencana untuk menjalankan Proses Penanganan Sigap Bencana
  2. Mempersiapkansegala keperluan untuk para korban Bencana
  3. Mengordinasikan para Tim untuk Penanganan Bencana
  4. Mengirim Tim dari YMAB untuk terjun langsung membantu Para korban yang terkena Bencana

Demikian Uraian di atas mengenai Program Generasi Berdaya dari Yayasan Mandiri Amanah , Semoga Allah senantiasa memberikan RahmatNya serta ridhanya kepada Program Generasi Berdaya YMA agar Program ini dapat  berjalan dengan lancar atas ridha dari Allah swt