Yang dimaksud dengan ilmu di sini adalah ilmu yang bermanfaat yang membuat seseorang mengetahui agamanya dan mengenal Rabbnya. Ilmu yang mampu menunjuki seseorang ke jalan yang lurus. Ilmu yang mengenalkan seseorang yang mana hidayah dan yang mana kesesatan. Ilmu yang mengajarkan mana yang haq dan mana yang batil. Dan ilmu yang mengajarkan mana yang halal dan mana yang haram.
  • Kedua, Mengalirkan sungai yang buntu.
Maksudnya adalah membuat aliran pada sungai yang tertahan airnya, agar air tersebut bisa mengalir ke tempat-tempat pemukiman orang lain dan kebun-kebun mereka. Sehingga orang lain bisa memanfaatkannya, kebun-kebun terairi, dan para musafir pun bisa minum darinya. Betapa besarnya kebaikan dari amalan yang mulia ini, memudahkan manusia memperoleh air yang merupakan kebutuhan yang paling utama dalam kehidupan manusia. Serupa dengan hal ini adalah membangun penampungan air di tempat-tempat yang dibutuhkan manusia.
  • Ketiga, menggali sumur.
Berkaitan dengan hal ini Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Suatu ketika ada seorang laki-laki yang merasakan kehausan yang sangat, lalu ia menjumpai sebuah sumur. Ia pun menuruninya, lalu meminum airnya. Setelah itu ia naik lagi, namun ternyata ia melihat seekor anjing yang menjulur-julurkan lidahnya memakan tanah yang lembab saking hausnya. Laki-laki itu mengatakan, ‘Anjing ini merasa sangat kehausan sebagaimana rasa hausku tadi’. Lalu ia kembali turun ke dalam sumur dan memenuhi sepatunya dengan air. Setelah itu ia beri minum anjing tersebut. (Oleh karena perbuatannya) Allah pun bersyukur kepadanya dan mengampuninya.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah perbuatan baik kita terhadap hewan mendapat ganjaran pahala?” Rasulullah menjawab, “Pada setiap Ya, pada setiap nyawa itu ada ganjaran pahala.” (Muttafaqun ‘alaihi)
  • Keempat, menanam pohon kurma.
Kurma adalah pohon yang paling utama dan paling bermanfaat untuk manusia, barangsiapa yang menanam kurma lalu membagikan buahnya kepada kaum muslimin, maka pahalanya akan ia dapatkan dari setiap butir kurma yang dimakan. Dan setiap orang ataupun hewan bisa memperoleh manfaat dari buah kurma. Sama halnya dengan seseorang yang menanam suatu pohon yang bermanfaat bagi orang lain, ia juga akan memperoleh pahala. Penyebutan kurma dalam hadits ini dikarenakan keutamaan dan keistimewaan kurma yang tidak dimiliki pohon-pohon lainnya.
  • Kelima, membangun masjid.
Masjid adalah tempat yang paling dicintai Allah, sebuah tempat yang Allah Jalla wa ‘Ala katakan disitu ditinggikan dan diingat nama-Nya. Apabila sebuah masjid dibangun, maka otomatis disitu akan ditegakkan shalat, ayat-ayat Alquran dibacakan, Allah Ta’ala diingat, ilmu agama disebarkan, umat Islam berkumpul, dan maslahat-maslahat agung lainnya. Bagi orang yang membangunnya, ia akan memperoleh pahala dari setiap aktivitas yang dilakukan di masjid tersebut. Dalam sebuah hadits, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
  • Keenam, memberi atau mewariskan mush-haf Alquran.
Orang-orang yang mencetak Alquran lalu membagikan dan menginfakkannya di masjid dan tempat-tempat belajar, sehingga umat Islam bisa memperoleh manfaat, maka ia akan mendapatkan pahala dan ganjaran yang besar setiap kali orang-orang membacanya dan setiap kali orang-orang menadabburi ayat-ayatnya serta mengamalkan isi kandungannya.
  • Ketujuh, mendidik anak

Dengan pendidikan yang baik dan bersemangat menumbuhkembangkan mereka dalam ketakwaan dan kebaikan sehingga mereka menjadi anak-anak yang baik dan shaleh. Anak-anak ini akan berdoa untuk kedua orang tuanya, memohonkan rahmat dan ampunan untuk ibu dan ayahnya.

Demikianlah mengenai Amal Jariah ini, Semoga dari penjelasan Amal jariah ini dapat membuat para sahabat” senantiasa mengamalkan amal-amal jariah ini yang pahalanya akan terus mengalir hingga kita berada di akhirat nanti