Ciri – ciri Mu’min yang Beruntung

  • 0

Ciri – ciri Mu’min yang Beruntung

Bismilahhirrohmannirrohim


Mu’min adalah istilah Islam-Arab, sering dirujuk dalam Quran, secara harfiah berarti “percaya”, dan menandakan seseorang yang memiliki penyerahan sepenuhnya kepada kehendak Allah dan memiliki iman di hatinya , yaitu “orang Muslim yang beriman”. Mukmin adalah istilah Islam dalam bahasa Arab yang sering disebut dalam Al-Qur’an, berarti “orang beriman”, dan merupakan seorang Muslim yang dapat memenuhi seluruh kehendak Allah, dan memiliki iman kuat dalam hatinya. Selain itu, ada pendapat lain yang menyatakan bahwa mu’min tidak serta-merta berarti “orang beriman” namun orang yang menyerahkan dirinya agar diatur dengan Din Islam. Selain itu, mu’min juga dapat dikatakan orang yang memberikan keamanan atas Muslim. Sedangkan  Beruntung memiliki arti dalam kelas verba atau kata kerja sehingga beruntung dapat menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya, Penjelasan beruntung tsb pun sudah tertera di salam Al-Qur’an Sebagaimana bunyi surah Al-Mu’minuun ayat 1 :


“Sungguh beruntung orang-orang yang beriman.”  (QS. Al Mu’minuun: 1)


Dan kami akan berbagi mengenai Ciri-ciri Orang Mu’min yang beruntung. Apa sajakah ciri-ciri tsb. ? Mari kita membahasnya.


Dimana Ciri-ciri yang aja kami paparkan ini dari Surah di dala Al-Quran yaitu Al-Mu’nnun, dan sebagaimana Seorang Mu’min yang beruntung adalah orang yang memiliki minimal tujuh sifat ini .


1.(yaitu) orang yang khusyu di dalam shalatnya.” (Qs. Al-Mu’minuun : 2)


Karena Khusyu di dalam shalatnya, yakni shalat yang disertai rasa takut kepada Allahy dan dia yakin akan berjumpa dengan Allahsehingga shalatnya dilaksanakan dengan penuh konsentrasi dan membekas dalam kehidupan sesudah shalatnya.


2.“Dan orang yang menunaikan zakat”. (Qs. Al Mu’minun:4)


Menunaikan zakat sehingga hartanya bersih dari segala kemungkinan yang haram dan hatinya juga bersih dari sifat-sifat yang tercela.


3.“Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya.” (Qs. Al Mu’minuun : 8)


Harus bisa memelihara amanat yang diberikan kepadanya dan diapun harus mampu mempertangggungjawabkan amanatnya.


4.serta orang yang memelihara shalatnya”. (Qs. Al Mu’minuun : 9)

ciri orang mu’min yang beruntung adalah orang yang mampu memelihara atau menjaga shalatnya, sehingga dia selalu menunaikan shalat dengan sebaik-baiknya sebagaimana yang telah diwajibkan kepadanya. 


5. Dan orang yang memelihara kemaluannya, kecuali tehadap isteri-isteri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka tidak tercela. Tetapi barangsiapa yang mencari dibalik itu (zina dan sebagainya), maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.” (Qs. Al Mu’minuun: 5-7)


Menjaga kemaluannya sehingga terhindar dari perbuatan zina. Oleh karena itu, menyalurkan keinginan seksualnya hanya dilampiaskan kepada orang yang telah dihalalkan oleh agama


6. “Dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidswak berguna.”    ( Qs. Al Mu’minun : 3)

Menjauhkan dari segala bentuk kesia-sian, baik itu di dalam bentuk perkataan maupun perbuatan. Hal ini membuat ia menjadi manusia yang bisa memberi manfaat di dalam kebaikan


Leave a Reply