Pelajarilah… Karakter yang menghantarkan kita kepada Kesuksesan Dunia dan Akhirat

  • 0

Pelajarilah… Karakter yang menghantarkan kita kepada Kesuksesan Dunia dan Akhirat

Bismillahhirohmannirrohim


Para Sahabat Mandiri Amanah yang senantiasa membaca artikel” inspirasi dari Mandiri Amanah, Kali ini saya akan membahas mengenai Sebuah karakter yang akan menghantarkan kita kepada sebuah Kesuksesan Dunia dan Akhirat, pasti semua orang menginginkan itu bukan, Menjadi seorang Khalifah yang sukses Dunia, Akhirat. Di dalam Al-Quran menjelaskan bahwa :


وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (3) 


“Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka), kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran.” (Al ‘Ashr: 1-3) 


Agar kita tidak menjadi Manusia yang merugi di kehidupan Dunia yang fana ini, kita harus menjadi manusia yang beriman, beramal sholeh, saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran karena dari apa yang sudah di jelaskan di dalam Al-Quran akan menghantarkan kita juga kepada Kehidupan Akhirat yang kita idamkan yaitu Surga. 


Balik lagi ke sebuah Karakter, Kalian harus tau ini, karakter apa saja yang akan menghantarkan kita kepada sebuah Kesuksesan Dunia dan Akhirat, Mari kita bahas karakter tsb .


1. Kejujuran

Kejujuran adalah sebuah akhlak yang sangat mulia. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kalian wajib untuk jujur. Sesungguhnya kejujuran akan mengantarkan kepada kebaikan. Dan kebaikan akan mengantarkan kepada surga” (HR. Muslim). Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Kejujuran adalah jalan yang lurus dimana orang yang tidak menempuh jalan tersebut, dia akan celaka dan binasa. 


Beliau bersabda : 

Hati-hatilah kalian dari dusta. Sesungguhnya dusta akan mengantarkan kepada maksiat, dan maksiat akan mengantarkan kepada neraka” (HR. Muslim).


2. Amanah

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya Allah memerintahkan kalian untuk menunaikan amanah kepada orang yang berhak menerimanya” (QS. An Nisaa : 58). Syaikh Ibnu ‘Utsaiminrahimahullah mengatakan, “Amanah itu pembahasannya luas sekali. Dan pada intinya, amanah ada pada dua hal : amanah yang berkaitan dengan hak-hak Allah, yakni amanah yang diemban seorang hamba untuk beribadah kepada Allah dan amanah yang berkaitan dengan hak manusia” (Syarh Riyadhus Shalihin, 2/463).


3.Memenuhi Janji

Memenuhi janji adalah diantara sifat seorang mukmin. Adapun tidak memenuhi janji adalah diantara sifat munafik. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tanda orang munafik ada tiga : Jika berkata maka berdusta, jika diberi amanah maka berkhianat, dan jika berjanji maka melanggar” (HR. Bukhari dan Muslim).


4. Menjaga Pndangan

Ibnul Qayyim mengatakan, “Pandangan adalah penunjuk jalan serta utusan syahwat. Menjaga pandangan adalah modal pokok untuk menjaga kemaluan. Siapa yang tidak menjaga pandangannya, dia telah menempatkan dirinya ke tempat kehancuran” (Al Jawaabul Kaafi, hal. 216). Oleh karena itu, menjaga kemaluan tergantung kepada menjaga pandangan. Orang yang mampu menjaga pandangannya, akan mampu menjaga kemaluannya dengan izin Allah.


5. Dermawan (berbagi/shodaqoh)

Ahli tafsir menerjamahkan “Pinjaman yang baik” dengan makna “Menafkahkan harta di jalan Allah”, yakni menyumbangkan hartanya untuk kebaikan dan meringankan beban orang lain, seperti kaum dhuafa dan mendanai orang yang berjihad di jalan Allah.

“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik dia laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya Allah akan melipat gandakan (pembayarannya oleh Allah) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Q.S.Al-Hadid : 18).

6. Sabar

Seorang muslim harus memiliki sifat sabar, karena sabar merupakan salah satu inti kunci sukses dunia akhirat dan seorang muslim harus menahan dirinya dari kesusahan serta menghadapinya sesuai ajaran islam, menjaga lisan dari celaan, menahan amarah dan badan dari perbuatan dosa.

7. Husnudzan

Selalu berprasangka baik/husnudzan dalam kehidupan merupakan kunci sukses dunia akhirat yang berikutnya, berprasangka baikbertujuan agar tidak terciptanya penyakit hati. Jika setiap orang menerapkan perilaku husnudzan, maka akan terciptanya masyarakat yang harmonis dan saling menjaga. Tidak akan ada masalah yang timbul karena prasangka-prasangka buruk (su’uzan) tidak ada dalam hati mereka.

Adapun bentuk-bentuk dari husnudzan sebagai berikut:

  • Berhusnudzan kepada Allah
  • Berhusnudzan kepada diri sendiri
  • Berhusnudzan kepada orang lain

8. Iklas

Ikhlas adalah menerima apa yang ada dan mampu menjalankannya tanpa perlu pujian dari orang lain, hanya mengharapkan ridho Allah. Menggantungkan harapan hanya kepada Allah, dengan mengikhlaskan dan meluruskan niat untuk mengharapkan ridho Allah. 

9. Bersyukur

Bersyukur merupakan kunci sukses dunia akhirat yang sangat penting, dengan menerima apa yang ada, tentunya kita harus mensyukurinya dengan mengucapkan “Alhamdulillah”, diikuti dengan hati dan di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.


sumber : buletin muslim, belajar islam .

Demikianlah mengenai Karakter/sifat-sifat ini Semoga kita semua dapat menjadi seorang Khalifah yang sukses di Dunia dan Ahkirat. dan Semoga Allah agar memberikan kepada kita taufik-Nya serta membantu kita untuk melaksanakan sifat” tsb yang menghantarkan kita pada ke suksesan yang di ridhai Allah