Tujuan Al- Quran di Ciptakan

  • 0

Tujuan Al- Quran di Ciptakan

Bismiallhoirrrohmannirrohim


Al-Qur’an adalah wahyu Allah yang diturunkan dan diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw. untuk disampaikan kepada umatnya dengan banyak tujuan yang dikehendaki Allah. dan Al-Quran ialah kalam Allah yang bermukjizat yang diturunkan kepada nabi s.a.w. yang ditulis di dalam mushaf yang dipindah dengan tawatur dan menjadi ibadat membacanya.

Sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan siksaan yang sangat pedih dari sisi Allah dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik. Mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya. Dan untuk memperingatkan kepada orang-orang yang berkata: “Allah mengambil seorang anak.”Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. alangkah buruknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta. (QS. Al Kahfi 18/2-5)

Dan detik-detik Azal menjemput Rosulallah saw pun berkata  :

تَرَكْتُ فِيْكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوْا مَاتَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا كِتَابَ اللهِ وَسُنَّتِي

“Aku tinggalkan kepada kalian 2 hal, kalian tidak akan sesat, selama kalian berpegang teguh kepada keduanya, yaitu Kitabullah (Al-Quran) dan sunahku.”

Inilah tujuan Diturunkannya Al-Qur’an. Dan Al-Qur’an diturunkan oleh Allah dengan tujuan sebagai berikut :

1. Untuk membersihkan akal dan menyucikan jiwa dari segala bentuk syirik serta menetapkan keyakinan tentang keesaan yang sempurna bagi Tuhan seru se-kaKan alam, keyakinan yang tidak semata-mata sebagai suatu konsep teologis, tetapi falsafah hidup dan ke-hidupan umat manusia. Hal ini dijelaskan dalam QS AI-lkhlash : 1 -4 dan QS Ali lmran : 64.

2. Untuk mengajak manusia berpikir dan bekerja sama dalam bidang kehidupan bermasyara-kat dan bernegara melalui musyawarah dan mufakat yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan. Termaktub dalam QS Asy-Syura : 36-38.

3.   Untuk mengajak manusia berpikir dan bekerja sama dalam bidang kehidupan bermasyara-kat dan bernegara melalui musyawarah dan mufakat yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan. Termaktub dalam QS Asy-Syura : 36-38.

4.  Untuk menciptakan persatuan dan kesatu-an, bukan saja antarsuku atau bangsa, tetapi kesatuan alam semesta, kesatuan kehidupan dunia dan akhirat, natural dan supranatural, kesatuan ilmu, iman dan rasio, kesatuan kebenaran, kesatuan kepribadian manusia, kesatuan kemerdekaan dan determinisme, kesatuan sosial, politik dan ekonomi yang kesemuanya berada di kiwah satu keesaan, yaitu keesaan Allah SWT. Firman Allah dalam QS Al-Baqarah : 213 dan QS AI-Anbiya’ : 92 dan SAI-Mu’minun : 52.

5. Untuk memadukan kebenaran dan keadilan dengan rahmat dan kasih sayang, dengan menjadikan keadilan sosial sebagai landasan pokok kehidupan masyarakat manusia. Mengenai hal ini Allah memerintahkan dalam  QS An-Nahl : 90.

6.  Untuk menekankan peranan ilmu dan teknologi guna menciptakan satu peradaban yang sejalan dengan jati diri manusia, dengan panduan dan paduan Nur Ilahi. Dalam hal ini Allah menjelaskan dalam QS Al-Mujadilah : 11 dan QS Az-Zumar : 9.

7. Untuk memadukan kebenaran dan keadilan dengan rahmat dan kasih sayang, dengan menjadikan keadilan sosial sebagai landasan pokok kehidupan masyarakat manusia. Mengenai hal ini Allah memerintahkan dalam  QS An-Nahl : 90.

8.Untuk mengajarkan kemanusiaan yang adil dan beradab,yakni bahwa umat manusia merupakan satu umatyang seharusnya dapat bekerja sama dalam pengabdian kepada Allah dan pelaksanaan tug as ke-khalifahan. Perhatikan QS AI-Maidah : 2 dan Ali Imran : 104.

Demikianlah mengenai Uraian di atas, Uraian mengenai Tujuan dari Al-Quran di turunkan oleh Allah SWT. Semoga dari membaca ini dapat membuat kita menjadi lebih memahami Al-Quran dan membuat kirta menjadi lebih cinta kepada Al- Quran karena pada akhirnya lah  Al-Quran yang akan menjadi pendamping setia di dalam Alam Kubur kita .


  • 0

Kiat meningkatkan cinta kita kepada Al-Quran

Bismilahhirrohmannirrohim

وَالَّذِيْنَ آمَنُـوا أَشَـدُّ حُباًّ لله

Adapun orang-orang beriman sangat cinta kepada Allah.[QS.AL-Baqarah:165]

Ibadah kepada Allah Azza Wajalla semata bertujuan untuk mendapatkan ridha dan rahmat Allah swt. Seorang muslim yang kurang taat, sesungguhnya belum memahami/belum meyakini peranan kasih sayang Allah dalam hidup keseharian, peranan bantuan Allah dalam setiap aktivitas hidup kita, peranan ampunan Allah swt dalam mewujudkan rasa kebahagiaan sejati, dan kemuliaan hakiki.

Kita semua yakin bahwa kita, semua manusia, dan semua makhluk, diciptakan oleh Allah swt. Dialah satu-satuNya Tuhan kita. Hanya Dialah satu-satuNya pencipta, pemberi rezeki, pengatur, pemilik, dan penguasa segenap makhluk.

Tidak ada yang terjadi pada diri kita, keluarga kita,masyarakat kita, bangsa kita, tanpa izin, kehendak,dan kekuasaanNya semata.

Cinta pada Al-Qur’an adalah kewajiban setiap muslim, oleh karena cinta kepada Al-Qur’an adalah manifestasi cinta kepada Allah. Sedang cinta kepada Allah adalah kewajiban setiap muslim sebagai wujud penghayatan iman kepada Allah.

Mencintai AlQur’an adalah kewajiban, karena cinta kepada Al-Qur’an adalah sarana efektif, bahkan menjadi syarat mutlak untuk motivasi yang tinggi, semangat yang berkesinambungan untuk membaca Al-Qur’an, mendengar Al-Qur’an, mempelajari Al-Qur’an, menghafal Al-Qur’an, mengajarkan Al-Qur’an, dan mengamalkan Al-Qur’an.

Bangunlah keykinan kita terhapap Al-Quran bahwa Al-Qur’an yang mulia adalah firman-firman suci Allah swt yang maha pengasih, maha penyayang, maha bijaksana, maha perkasa.

Al-Qur’an yang mulia adalah surat cinta Ilahi kepada segenap manusia, wujud nyata kasih sayang Allah swt kepada segenap hambaNya yang beriman.

Al-Qur’an yang suci adalah kitab yang maha benar, sumber kebenaran mutlak, tidak mengandung kebatilan, kedustaan, dan kesalahan, sedikitpun.

Al-Qur’an adalah kitab mulia yang memuliakan. Al-Qur’an adalah kitab suci yang mensucikan. Al-Qur’an adalah kitab bijak yang membijakkan. Al-Qur’an adalah kitab kuat yang menguatkan. Al-Qur’an adalah kitab indah yang mengindahkan. Al-Qur’an adalah kitab cahaya yang menyinari. Al-Qur’an adalah kitab nyawa yang menghidupkan.

Al-Qur’an adalah kitab obat yang menyehatkan. Al-Qur’an adalah kitab bahagia yang membahagiakan. Al-Qur’an adalah kitab sukses yang menyukseskan. Al-Qur’an adalah kitab petunjuk yang menunjuki. Al-Qur’an adalah kitab nasehat yang membimbing.